1. Aspek Teknologi
Aspek teknologi, aspek ini sangat berkaitan erat dengan
aspek ekonomi dan lingkungan , karena sebenarnya aspek-aspek ini saling
terhubung satu sama lain. Buktinya adalah, manusia sangat membutuhkan teknologi
untuk membantu mempermudah kelangsungan hidupnya, karena jika kita hanya
mengandalkan bahan dari alam saja, lama kelamaan bahan tersebut akan habis.
2.Aspek Hukum
Hukum adalah peraturan-peraturan yang dibuat olehpenguasa
negara yang mengikat setiap orang danpelaksanaannya dapat dipertahankan dengan
segalapaksaan oleh alat-alat negaraM.H. Tirtaamidjaja, S.HHukum adalah himpunan
peraturan peraturan yang mengurustata tertib suatu masyarakat dan karena itu
harus ditaati olehmasyarakat itu sendiri.
Utrecht berpendapat bahwa hukum adalah himpunanperintah dan
larangan untuk mencapai ketertibandalam masyarakat dan oleh karenanya
masyarakatharus mematuhinya.Dengan demikian, hukum memiliki ciri-ciri :
1.Adanya perintah / larangan
2.Perintah dan larangan tersebut harus ditaati setiap orang
Tujuan hukum secara singkat* keadilan* kepastian*
kemanfaatanProf Subekti, SH :Hukum itu mengabdi pada tujuan negara yaitu
mencapaikemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya dengan caramenyelenggarakan
keadilan. Keadilan itu menuntut bahwadalam keadaan yang sama tiap orang
mendapat bagian yangsama pula.
3. Aspek Pendidikan
Berbicara tentang sistem pendidikan di Indonesia, ada tiga
aspek penting yang menjadi bagian dalam sistem pendidikan nasional. Tiga aspek
penting ini terdiri dari hardware, software dan brainware atau humanware.
Brainware atau humanware merupakan pelaku-pelaku pendidikan, seperti tenaga
pengajar, guru, dosen, instruktur, siswa, mahasiswa dan lain sebagainya.
Sedangkan software pendidikan dapat berupa undang-undang, regulasi atau
peraturan yang mengatur tentang sistem pendidikan nasional, dan dapat pula
berupa media pembelajaran yang berbentuk perangkat lunak ataupun hal-hal
lainnya mengenai pendidikan yang bersifat nonfisik. Sedangkan hardware
pendidikan merupakan perangkat keras atau perangkat fisik yang terdiri dari
sarana yang dapat mendukung terjadinya proses belajar mengajar yang baik.
Hardware pendidikan dapat pula berupa perpustakaan, laboratorium, media
pembelajaran (papan tulis, buku, OHP) dan lain sebagainya.
4. Aspek Ekonomi
Dalam halnya berkaitan dengan ketahanan perekonomian bangsa,
maka dapat dijabarkan pengertian tentang aspek ekonomi sebagai berikut :
1. Aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan
kebutuhan bagi masyarakat meliputi:
produksi, distribusi, dan konsumsi barang-barang jasa
2. Usaha-usaha
untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara individu maupun kelompok,
serta cara-cara yang dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat untuk memenuhi
kebutuhan.
Sistem perekonomian yang diterapkan oleh suatu negara akan
memberi corak terhadap kehidupan perekonomian negara yang bersangkutan. Sistem
perekonomian liberal dengan orientasi pasar secara murni akan sangat peka
terhadap pengaruh-pengaruh dari luar, sebaliknya sistem perekonomian sosialis
dengan sifat perencanaan dan pengendalian oleh pemerintah kurang peka terhadap
pengaruh-pengaruh dari luar. Perekonomian Indonesia tercantum dalam UUD 1945
Pasal 33.
Sistem perekonomian sebagai usaha bersama berarti setiap
warga negara mempunyai hak dan kesempatan yang sama dalam menjalankan roda
perekonomian dengan tujuan untuk mensejahterakan bangsa. Dalam perekonomian
Indonesia tidak dikenal monopoli dan monopsoni baik oleh pemerintah/swasta.
Secara makro sistem perekonomian Indonesia dapat disebut sebagai sistem
perekonomian kerakyatan.
5. Aspek Sosial Budaya
Sesuai dengan hasil kajian yang telah dilakukan, konsep
mengenai aspek-aspek sosial budaya--meskipun batas-batasnya tidak tegas
benar--dapat dibedakan ke dalam aspek-aspek sosial dan aspek-aspek budaya.
Berkenaan dengan hal itu, konsep mengenai aspek-aspek sosial yang dimaksud,
antara lain, sebagai berikut.
(1) Tempat komunikasi berlangsung
(2) Tujuan komunikasi
(3) Peserta komunikasi, yang meliputi status sosial,
pendidikan, usia, dan jenis kelaminnya
(4) Hubungan peran dan hubungan sosial di antara peserta
komunikasi, termasuk relasi, ada-tidaknya hubungan kekerabatan, dan tingkat
keakraban peserta komunikasi
(5) Topik pembicaraan
(6) Situasi komunikasi
(7) Waktu berlangsungnya komunikasi
(8) Domain atau ranah pembicaraan
(9) Sarana komunikasi yang digunakan
(10) Ragam bahasa atau variasi bahasa
(11) Penggunaan sistem sapaan
(12) Peristiwa tutur (misalnya kuliah, pesta ulang tahun,
upacara perkawinan, dsb.)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar